Sunday, April 16, 2017

Firman Allah S.W.T.; “ Dan apabila dibacakan. AL-Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah dengan tenang. Agar kamu mendapat Rahmat”.

Inilah keistimewaan AL-Qur'an, mendengarkan bacaan AL-Qur'an dengan baik, dapat mengibur hati yang yang sedah sedih dan perasaan yang sedang merana, mendengarkan AL-Qur'an dengan baik, akan menenangkan jiwa-jiwa yang sedang gundah, resah dan gelisah, mendengarkan bacaan AL-Qur'an dengan baik akan membuat hati yang tadinya keras menjadi lunak, serta akan mendatangkan petunjuk. Itulah yang dinamakan Rahmat Allah, yang diberikan kepada yang mendengarkan bacaan AL-Qur'an dengan baik.





Demikian besar mu'jizat AL-Qur'an sebagai wahyu Ilahi, yang tak bosan-bosan membaca dan mendengarkannya. Malahan semakin sering orang membaca dan mendengarkan AL-Qur'an, semakin terpikat hatinya kepada AL-Qur'an itu; bila AL-Qur'an itu dibaca dengan lidah yang fasih,dengan suara yang baik dan merdu akan lebih memberi pengaruh kepada jiwa yang mendengarkannya, sehingga seolah-olah yang mendengarkannya sudah berada di alam ghaib, bertemu langsung dengan sang khaliknya. Bagaimana keadaan orang mu'min tatkala mendengarkan bacaan AL-Qur'an itu, digambarkan oleh firman Allah sebagai berikut;







Aritinya: “Sesungguhnya orang yang beriman itu, hanyalah mereka yang apabila disebut (nama) Allah, gemetar hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah Iman mereka karaenanya dan kepada tuhanlah mereka bertawakkal.”


(Surat (8) Al Anfal ayat 2).



Dengat menyebut namamu Ya Allah, anugrahkan kepada hamba jalan yang benar dan diridloi, tetapkan hati hamba agar selalu beristiqamah.


Ya Tuhan kami, datangkanlah kepada kami kebaikan didunia dan akhirat. Dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.

Saturday, April 15, 2017


Cahaya Islam yang terang benderang telah menunjuki Bangsa ini hususnya pulau jawa menuju kepada kebenaran ilahi yang hakiki. AL-Qur'an adalah sebagai kitab suci ummat Islam yang telah diwahyukan oleh Allah S.W.T. kepada rasulnya,( Nabi Muhammad saw), yang Demikian itu adalah menjadi mu`jizat kenabian Nabi Muhammad saw untuk menyatukan bermacam-macam agama yang sebelumnya,dengan segala perbedaannya antara agama yang satu dengan yang lainnya itulah alasan yang cukup mengapa AL-Qur'an harus diturunkan, Al-Qur`an datang dengan kesempurnaan ajarannya yang baru lagi, menjadifirqah dan menyatukan perbedaan-perbedaa itu. SANGATLAH PERLU AL-QURAN DITURUNKAN. Sewaktu AL-Qur`an diturunkan pada kira-kira empat belas setengah abad yang lalu, didunia sudah terdapat banyak agama Dan banyak kitab yang di anggap suci oleh para pengikutnya. Di sekitar negara Arab terdapatlah orang-orang yang percaya kepada kitab perjanjian lama dan kitab perjanjian baru. Banyaklah orang-orang Arab yang menjadi Kristen atau condong ke arah agama Kristen. Di antara orang-orang Arab itu Ada juga yang memeluk agama Yahudi. Di antara mereka yang memeluk agama Yahudi adalah penduduk madinah itu sendiri, seperti Ka`ab bin Asyraf seorang kepala suku di madinah dan musuh Islam. Di Makkah sendiri disamping budak-budak yang beragam Kristen, terdapat juga orang-orang Makkah yang condong kepada agama Kristen. Warakah bin Naufal paman dari Khadijah, isteri pertama dari Nabi Muhammad s.a.w. Juga memeluk agam Kristen. Ia faham bahasa Ibrani dan menterjemahkan Kitab Injil dari bahasa Ibrani ke bahasa Arab . Di sebelah ujung lain daripada negeri Arab, hiduplah orang-prang Persia yang juga mempercayai seorang NABI Dan sebuah kitab suci. Sekalipun Zendavesta telah mengalami perobahan-perobahan oleh tangan manusia, tetapi kitab itu masih dianggap suci oleh beratus ribu pengikutnya Dan suatu negeri yang kuat menjadipendukungnya. Adapun di India kitab Weda dipandang suci beribu-ribu tahun lamanya, di situ Ada juga kitab Gita Shri Krisna dan aliran Bhudda makin hari makin meluas dinegeri itu. Dengan adanya kitab-kitab yang dipandang suci oleh pengikut-pengikutnya dan ajar An-ajaran itu, Apakah dunia ini memerlukan kitab suci yang lain lagi? Inilah sebenarnya satu pertanyaan yang Ada pada setiap orang yang mempelajari AL-Qur'an. Jawabannya bisa diberikan dalam beberapa bentuk. Pertama. Apakah adanya berbagai agama itu, tidak menjadiu alasan yang cukup untuk datangnya agam yang baru lagi untuk menyatukan agama-agam itu semua? Kedua, Apakah akal manusia itu tidak mengalami proses evolusi sebagaimana badannya? Dan karena evolusi fisik itu Akhirnya mencapai bentuk yang sempurna, Apakah evolusi mental dan rohani itu tidak menuju kearah kesempurnaanyang terakhir, yang sebenarnya adalah merupakan tujuan daripada adanya manusia itu? Ketiga, Apakah agama -agama yang Dulu itu menganggap ajaran-ajaran yang dibawanya itu ajaran-ajaran terakhir? Apakah mereka tidak mengharapkan perkembangan kerohanian yang terus menerus? Apakah mereka tidak selalu memberitahukan kepada pengikut-pengikutnya tentang akan datangnya juru selamat yang akan menyatukan seluruh ummat manusia dan membawa mereka ke arah tujuan yang terakhir? Jawaban pertanyaan-pertanyaan diatas itu adalah; merupakan yang mengaruskan supaya AL-Qur`an diturunkan,sekalipun sudah Ada kitab-kitab yang dianggap suci oleh ummat-ummat yang dahulu. BAGI yang menghendak menjadi Muslim sejati tidak Ada alasan untuk tidak mengamalkan AL-Qur'an dikehidupan dan untuk meningkatkan kwalaitas penghambaan diri kepada Allah S.W.T. Secara total tanpa syarat, tanpa harus memilah-milah menurut keinginan sendiri. Ajaran-ajaran agama-agama terdahulu dan para utusannya pun saja harus tunduk dan melebur menjadi satu kepada AL-Qur'an sebagai pemersatu sekaligus pembeda, petunjuk dan juga obat, pemutus perkara yang penuh hikmah. AL-Qur'an tiada keraguan didalamnya. Menjadi petunjuk BAGI orang-orang yang bertaqwa. Yaitu mereka yang beriman kepad yang ghaib, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rizki yang kami anugrahkan kepada mereka. Semoga dikuatkan Iman dan Islam kita. Di mudahkan urusan kita. Selalu ditunjuki kepaada jalan yang benar.